Tagihan Air PDAM Tirta Bhagasari Bekasi Dikeluhkan
Metro, Bekasi - Sejumlah warga Kota Bekasi mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasari. Kelalaian pencatatan meteran bulanan menyebabkan tagihan air yang mesti dibayar pelanggan melonjak hingga empat puluh kali lipat.
Yeti Hayati, warga Perumahan Bumi Bekasi Baru, Rawalumbu, mengaku terkejut ketika diminta membayar tagihan air minum sebesar Rp 10 juta, jauh lebih besar dari yang dibayar rutin setiap bulan Rp 250 ribu. Menurut dia, lonjakan besar itu karena kelalaian petugas pencatat meteran yang kerap tidak membukukan angka sebenarnya.
“Sekarang tiba-tiba saja saat dicek meteran air, tagihan yang mesti dibayar mencapai Rp 10 juta,” katanya kepada Tempo, Selasa, 5 September 2017. “Petugas PDAM Tirta Bhagasari yang lalai, konsumen yang mesti menanggung.”
Dari penelusuran Tempo, kegiatan pencatatan meteran air setiap bulannya dilakukan oleh koperasi yang ditunjuk PDAM Tirta Bhagasari. Dalam melaksanakan tugas, para pencatat itu sering tidak datang, dan main catat saja berapa penggunaan air konfirmasi ke pelanggan.
Kondisi itu membuat pelanggan dirugikan karena mereka mesti membayar akumulasi pemakaian pada bulan-bulan berikutnya. Tak jarang, di loket pembayaran pelanggan sering terperanjat saat mengetahui tagihan melonjak berpuluh kali lipat.
Yeti mengatakan, petugas PDAM Tirta Bhagasari sudah datang melakukan pengecekan untuk mengetahui apakah ada kebocoran atau tidak. Temuan di lapangan, tidak ditemui ada kebocoran. “Petugas bernama Suryansah mengaku itu kelalaian petugas pencatatan dan juga menyebut meteran sudah usang dan harusnya diganti beberapa tahun yang lalu,” kata Yeti.
Pengalaman serupa juga dialami Beni Yasman, pelanggan Tirta Bhagasari di Perum Bumi Bekasi Baru. Dia terkejut saat mengetahui tagihan air minum yang mesti dibayar Rp 3,5 juta, dari semestinya hanya sebesar Rp 150 ribu per bulan. Lagi-lagi, menurut Beni, penyebabnya karena kelalaian petugas pencatat meteran setiap bulan.
“Terkejut dan sangat memberatkan, karena petugas PDAM Tirta Bhagasari tidak profesional, pelanggan yang dirugikan,” kata Beni.
SETRI YASRA
Komentar
Posting Komentar